Posts

Showing posts with the label Coretan

Revolusi Pemikiran Islam : Jejak Ali Syari'ati Mengartikulasikan Islam Progresif sebagai Ideologi Pembebasan

    Islam lahir secara progresif dalam upaya merespon problem-problem masyarakat dan memimpin masyrakat untuk mencapai tujuan-tujuan dan cita-cita yang berharga. Dalam hal ini, Islam dipahami sebgai sebuah pandangan dunia yang konprehensif dan diposisikan sebagai “agama pembebasan” yang concern dengan isu-isu sosial politik, seperti penindasan, diskriminasi, ketidakadilan dan sebagainya. Ini berarti Islam membangun konstruksi peradaban baru yang progresif, partisipatif, tanpa penindasan dan ketidakadilan      Agama adalah suatu ideologi, the way of life, merupakan paradigma baru yang mana dapat mengantarkan orang kepada komitmen untuk membebaskan individu dari belenggu-belenggu di luar dirinya. Agama harus ditransformasikan dari ajaran etos/etis personal   menjadi gerakan revolusioner untuk mengubah tatan masyarakat yang diridhoi oleh Allah Swt. Islam bukan hanya sekedar mengurusi hal-hal fiqih dan ibadah mahdah saja namun diperlukan juga adanya reinterpret...

Keriuh-piuhan

Tanpa common sense kita hanyalah gumpalan atom yang mempunyai kerenggangan sekian mikro yang terus menerus bertowaf antara elektron dan proton dihadapan neutron sehingga disebut materi. serta segala senyawa seperti asam , basa ,   ionik , garam , oksida . dll dalam tubuh hanya molekul pasif yang tak  ber- chemistry . Di luar konteks itu aku cuman pengen menyampaikan sesuatu bahwasanya kita terlalu sering bicara bersyukur, etos, etis, dan bla bla bla lainnya tapi lupa dengan hal-hal mikro yang sangat dapat disyukuri, dipahami, diketahui, diamati, dilakukan, direnungi dan di dian lainnya. Kita bicara grand design lingkungan tapi acuh-tak acuh terhadap rumah,kost, atau tempat singgah lainnya. Kita diskusikan revolusi ndakik-ndakik tapi kamar sendiri saja kotor dan kasur berantakan. ingatkah lirik dari lagu oasis - don’t look back in anger yaitu “ ill start revolution from my bed ”.  kita banyak bicarakan iman,ilmu,amal tapi yang diimplementasikan hanya kekuasaan. Kita te...

Renung-Relung Fatum Brutum Amor Fati

 Kita acap kali berpikir bahwa diri kita ini sangat tidak berguna, sering gagal, trouble maker, sering membuat kekacauan. Padahal untuk kita memulai suatu hal saja itu sudah CUKUP BERANI dan LUAR BIASA. Kita mungkin kerap bosan mendengar kata sabar ini lagi, ikhlas lagi, tapi yakinilah hanya ini keyakinan yang kita punya. Ketika orang-orang cukup tahu bahwa kamu setabah itu, setenang itu. Padahal jauh di dalam, sungguh bergemuruh dan gelisah, tidak semua orang bisa menguatkan dirinya sendiri, tidak semua orang bisa bangkit dengan sepasang kakinya sendiri ; selalu ada yang membutuhkan tawaran bantuan, uluran tangan, bahu untuk bersandar, atau tangan untuk digenggam. Jadi, bertahanlah lagi, hingga besok hari atau nanti, mohon jangan pernah bosan ingatkan diri sendiri, lagi. Dari banyaknya kerisauan yang kita semua takutkan, kita harus semakin mengerti jika Tuhan ternyata begitu yakin terhadap pundak kita sendiri. Tidak perlu memaksakan diri, untuk menjadi people pleasure  ...

Melawan Relasi Agama dan Negara

Permasalahan kemanusiaan yang dihadapi dari zaman ke zaman adalah bagaimana cara mengatur tatanan kehidupan dan siapa yang berperan dalam menata kehidupan tersebut. Kita sering menjadikan agama dan negara sebagai tolak ukur tatanan kehidupan. Agama secara sempit merupakan sistem terpadu, terdiri dari kepercayaan, dan praktik yang berhubungan dengan hal-hal suci. Sedangkan negara merupakan suatu wilayah yang memiliki aturan bertingkah laku masyarakat yang tinggal di dalamnya. Meskipun keduanya acap dijadikan tolak ukur, tak jarang dari keduanya pertentangan dalam kehidupan terjadi. Pertanyaan yang timbul kemudian adalah agama yang dimaksud itu sebagai lembaga? kepercayaan? atau organisasi politik? Kemudian disambung dengan relasi antara agama dan negara atau agama dengan politik? Apakah relasi keduanya hanya berhubungan dengan kekuasaan semata? Dalam coretan ini mungkin tidak akan menjawab secara tersurat namun pembaca berhak dan bebas untuk menafsirkan tulisan radikal ini. Permulaan Pa...

Agama dan Cinta, sebuah coretan

Apa ini? Adakah hubungannya agama dengan cinta? Kuberitahu ya, jelas ada. Banyak! Mungkin ada agama dan cinta ada hubungannya, tapi apakah cinta dengan agama ada? Lah, bukannya di negara kita orang menikah harus se-agama ya? Aturannya menyatakan seperti itu, entah alasannya apa. Sebab yang ku tau cinta tidak beragama hanya saja ia digunakan agama untuk masuk ke dalam jiwa setiap manusia. Bicara cinta, aku menggunakan quotes dari seseorang yang saya lupa intinya kurang lebih begini “Cinta hanya kata-kata” atau “Cinta hanya istilah”. Apa maksudnya? Maksudnya adalah cinta hanya “kata” atau “istilah” untuk menyatakan suatu tindakan, perilaku, atau kata itu sendiri tanpa perlu dimaknai atau diterjemahkan, karena cinta seperti hukum dan pancasila di negeri ini. Yaps! Sifatnya Abstrak!! Sehingga urusan cinta, birkan yang menafsirkan yang sedang merasakannya untuk yang belum, sudah melewati, sedang tidak mengalami atau tidak pernah sama sekali jangan coba-coba menafsirkannya. Kok ada kata “s...

Kami

Pahit nan getir Bergetar dalam gitar Alunannya membuat gemetar Kau tau, ada yang mekar . Jauh di dalam sana Hamparan padang pasir Ditumbuhi bunga Pula dijatuhi air mata . Liriknya tajam Terus menghujam Tolonglah diam Diammu temaram Tenggelam dalam malam . Nadanya mengalun syahdu Suaramu merdu Tak apa kan memujimu? Sesekali waktu saja Saat raga tak berjumpa Rasa ini menggebu Menuntut temu . Bisakah? Relakah? Kau tau? Sepertinya setiap kota tidak sanggup menahan rasa kita berdua. Kenapa? Karena jarak dan waktu tak lagi berlaku jika kedua mata sudah terbuka dan hanya kita berdua.

Tanpa Tema

Tak ada perjuangan yang sia-sia Karena lelah yang ditapaki Akan luruh menjadi berguna Amdba Yogyakarta, 1 Desember 2019

Pengelihatan

Semua orang mempunyai mata, tapi mempunyai pengelihatan dan sudut pandang yang berbeda. Jangan terlalu percaya kepada mata karena yang tampak adalah tipu daya. Melihatlah dengan hati niscaya kau tidak bisa dibohongi. Orang buta adalah orang yang paling bisa memandang kesejatian hidup. -amdba

Penjaga

Mataku menghitam menjaga malam Menjadi peronda yang merindu Syahdu yang menggebu Lisan yang tersipu malu Ah sial! Hadirmu menghentikan laju logika Membuat nalar yang nanar membuta Sepasang mata mu melahirkan rasa Yang mengisi, segala bait-bait kosong Yang semula tak berarti. Americano malam ini menjadi saksi Hitamnya membuatku tenggelam Dalam lautan sunyi, yang tengah bernyanyi Syair-syairnya suci membuat bulu kuduk berdiri Wajahmu tergambar di mulut cangkir Membuat segala resah tersingkir Akhirnya, kunikmati jua rasamu Pahit yang menghentikan laju logika. Terlahir dari udara dingin Juga cuaca yang berangin Jauh di ufuk timur Tempat rasa yang tenggelam Kembali ingin. Amdba Malang, 11 Oktiber 2019

Aku Mahluk Kecil

Pada setiap usaha, satar syair suci tak pernah berhenti kurapalkan. Kakiku melangkah tiada henti dan hati menolak tinggi. Aku sadar, aku hanyalah mahluk asing dari kekosongan yang diturunkan ke alam semesta untuk menjadi wadah untuk menampung segala resah mahluk yang matanya basah. Aku hanyalah mahluk kecil yang sesekali berarti, kadang tak berarti apa-apa, dan kadang berarti segalanya. Tidak ada kata pantas untuk merasa paling tinggi, karena aku sampai sekarang masih bingung yang tinggi itu tanah atau langit. Karena langit berkata kepadaku "Tanah di atasku" sedangkan tanahpun berkata sebaliknya, "langit di atasku". Jadi, aku sebagai manusia di tengah-tengah? Tanyaku.. mereka menjawab "tergantung kau ambil prespektif dari aku atau langit" saut tanah. Ah sial, aku semakin bingung!. Ooh iya, jika aku memperlakukan kalian atau kamu dengan salah maaf ya, karena kekeliruan semata-mata menegaskan kemanusiaanku karena manusia tidak pernah luput dari kesalahan mun...

Kopi dan Indonesia

Indonesia merupakan surganya kopi, karena disetiap daerah mempunyai cita rasa yang berbeda karena jenis tanah dan cuaca yang berbeda sehingga mempengaruhi rasa dan aromanya. Sejatinya kopi diciptakan untuk mempersatukan, simbol terbaik kebhinekaan adalah kopi karena kopi tidak pernah memandang perbedaan, dihadapannya semua sama sehingga semua kalangan bisa menikmatinya. Namun, kenapa sekarang kopi memiliki kasta? Menurutku bukan kopinya, tapi tempatnya. Ngopi sejak dulu telah menjadi gaya hidup. Kopi mampu menjadi penunjang spiritualitas bagi kaum-kaum sufi, menjadi pembuka hari sekaligus penutup di penghujung hari. Terutama kaum-kaum insomnia atau nokturnal mereka pasti membutuhkan kopi untuk menjaganya dari kehilangan kesadaran, tentu jangan begadang kalo gak ada tujuannya kata bang Rhoma Irama hehe. Mereka biasanya menghabiskan malam untuk hal-hal spiritualitas atau menyelesaikan tugas-tugas yang serasa tak kunjung habis, maka dari itu kopi mendampinginya menjalani itu. Bagi sebagi...

Mindset

Kebanyakan orang memikirkan apa yang tidak ingin terjadi kepada mereka, sehingga hal itu terus terjadi secara berulang-ulang. So, itulah alasan walaupun kamu sadar polanya tapi tidak pernah bisa menghindari itu. Take it easy, jangan berlebihan terhadap sesuatu. Sudah lihat bebeerapa orang yg menjadi sesuatu yang tidak mereka inginkan? Itulah alasannya. Alam semesta tidak mengenal kata negatif seperti "jangan terjadi kecelakaan" maka yang akan didengar semesta adalah "terjadi kecelakaan". So, rubahlah cara bicara dan berfikirmu dengan kalimat positif seperti "baik-baik saja". Its better, trust me.

Triwikromo

Triwikromo adalah ilmu jawa kuno tentang menguasai 3 dimensi waktu. Yaitu : Masa lalu Masa kini Masa depan Yang antara satu dengan yang lainnya mempunyai korelasi yang erat. Masa kini yang baik adalah yang berasal dari masa lalu yang baik, dimana kita bisa melalui ujian hidup yang telah membentuk pribadi kita menjadi lebih baik saat ini. Lalu, masa depan yang baik adalah yang berasal dari masa sekarang yang baik. Kuncinya adalah di masa kini (sekarang), buatlah masa kini sebaik mungkin agar bisa menjadi masa lalu yang baik dan menghasilkan masa depan yang baik juga. Setiap akibat ada sebab, setiap sebab akan berakibat. Hukum alam terus berjalan tak peduli kau percaya atau tidak. Amdba Cirebon, 15 Agustus 2018

Perawalan

Detik mengalun pelan Degub berlarian Katanya waktu berajalan sangat lambat untuk perihal melupakan? Karena memori yang tersimpan? Rekahnya harapan? Atau dosa-dosa indah yang dia berikan? Tenang saja, derita setengahmu kutanggung Tangismu akan kuseka Lukamu akan ku obati Segera sembuh, kekasih Jarak kita terbentang, tapi kau tau? Jarak terjauh adalah saat kau memunggungiku? Aku bukan fiersa besari, yang tak mau jika hanya setengah dirimu saja yang hadir, lalu ia memutuskan pergi. Aku tidak sepengecut itu. Semua orang menginginkan seluruh, tapi bagaimana jika baru separuh? Tak apa, perlahan-lahan. Tidak ada yang baik perihal paksaan. Bukankah cinta adalah kerelaan? Jika jatuh cinta kepadamu sepaket dengan patah hati, aku tak peduli! Lagi dan lagi.. aku menikmatinya. Jangan menangis, basah air mata menghilangkan binar matamu, lalu lembablah pipi yang menggemaskan itu. Seluruhmu adalah candu kau tau? Kadang ketika pagi sarapanku adalah fotomu. Pelengkap kopiku adalah gurat ...

Kisah Kasih Tubuh

Mengenalmu adalah anugerah, terimakasih setidaknya kau membuatku jadi doyan makan. Doakan semoga cepat gemuk, biar enak dipeluk. Tapi, kalo kamu suka aku apa adanya kurus juga gapapakan? Hehehe Muak mendengar kata kurus sebenarnya, tapi mau gimana kebiasaanku itu menahan lapar dan mikir berat. Kalo pagi, biasa sarapan cuman dengan gorengan dan kopi, setelah itu bakar tembakau. Tapi akhir-akhir ini sejak mengenalmu aku sedikit termotivasi buat gemuk, gatau kenapa. Kayaknya kalo agak berisi dipeluknya kan enak, terus kamu juga gamalu kan.. takutnya orangtuamu ngira aku anak yang gadiurus. Kasian ayah-ibuku udah kerja buat ngasih susu sama jajan masa anaknya dibilangin gadiurus. Ya mungkin ini genetik sih, soalnya ayahku dulu juga kurus tapi pas nikah dia gemukan entah karena bahagia, udah ga mikir berat, atau susunya cocok hahaha. Sudahlah, yang terpenting kurus atau gemuk intinya bisa buat kamu nyaman dan bahagia kan? -amdba Kediri, 29 September 2019

Ikhwal Hidup

Hidup adalah ikhwal menerima dan memberi atau terima kasih. Kita dianjurkan untuk menjadi pihak pertama yang memberi atau mengasihi. Secara tidak langsung kita akan mendapatkan atau memetik balasanya. Yang terpenting adalah tulus, tak perlu mengharap apa-apa ketika memberi. -amdba Cirebon, 7 oktober 2018

Remaja Pemberontak

Kenapa ada penyimpangan moral terhadap remaja? Remaja perlu mempertanyakan dan merekontruksi pola pikir dengan "kenyataan" yang baru.  Perubahan inilah yang mendasari sikap "Pemberontakan" remaja terhadap otoritas yang sebelumnya diterima bulat-bulat.  Contohnya seperti korupsi, dulu kita selalu dijejalkan korupsi itu tidak baik. Tapi, kenapa ia dibiarkan tumbuh subur di negeri ini dan mungkin dianggap baik2 saja oleh beberapa orang. Inilah yang menimbulkan konflik yang menyebabkan gejolak di dalam diri remaja perihal apa yang diajarkan tidak selalu mutlak benar sesuai dengan realitas yang ada, maka dari itu remaja berontak dan menolak menelan mentah2 apapun yang diajarkan kepada mereka. Mereka ingin mencarinya sendiri dan bahkan mengalaminya sendiri.. terdengar menyimpang tapi untuk aku yang pernah mengalaminya itu bermanfaat sekali untuk sekarang.

Kekosongan

Kekosongan yang berisi, bermakna meng-arti. Sebab Kosong, bukan berarti tidak ada Ia menjelma rupa-rupa Berjumlah tak terjamah Dia, ada sekaligus tak ada . Tanpa kosong Tidak akan ada yang mengisi Tidak akan ada yang mengawali Yang ada hanya lupa diri, sebab sepi dan sunyi sebenarnya adalah sejati -amdba

Kepasrahan

Kepasrahan. Membiarkan diri tenggelam dalam samudera Terseret arus hingga kehilangan arah . Terjebak di palung terdalam Rindu yang semakin karam Menggumpal, kubiarkan timbul-tenggelam Seakan kau lepaskan . Di tengah samudera Dihantam ombak sepi, dipeluk alunan sunyi Tiba-tiba wangsit datang menghampiri Menjawab keresahan yang menjadi-jadi . Di ujung ufuk barat, tengadah mengada Rapalan doa menjadi tuntunan arah Runtutan kejadian yang tak ada habisnya Proses menuju daratan sejati Yang dijanjikanNya kepada para pecinta . Saat ini Aku bukanlah masalalu Belum tentu masa depan Aku adalah yang sedang terjadi . Ada kalanya di suatu masa Kita butuh waktu berdua, menafsirkan rindu, menjeda sendu Hanya kita berdua melengkapi semesta raya. Ba Caruban Nagari, 6 Oktober 2018

Setiap Orang Punya Peran Masing-Masing

Tidak semua orang harus berkompetisi mendapatkan ranking. Tidak semua orang harus mendapatkan profesi yang terkesan terhormat seperti doktor, aparat, dan lainnya. Semua orang berhak bekerja atas passionnya tanpa harus dipaksakan. Jika dia suka mijetin orang yang biarkan dia jadi tukang pijet, kalo ada orang yang suka tanam biarkan ia jadi buruh tani. Selama dia menjadikan passion sebagai pekerjaan, tidak akan ada perebutan kursi semuanya menduduki kursinya masing-masing sesuai dengan porsi yang dimiliki, sesuai dengan peran yang dia pilih. Karena sesungguhnya setiap orang memiliki perannya masing-masing di dunia ini. Jika kau berfikir tidak memiliki peran di dunia ini, kau tidak mungkin lahir.