Posts

Showing posts with the label Pipeling

Renung-Relung Fatum Brutum Amor Fati

 Kita acap kali berpikir bahwa diri kita ini sangat tidak berguna, sering gagal, trouble maker, sering membuat kekacauan. Padahal untuk kita memulai suatu hal saja itu sudah CUKUP BERANI dan LUAR BIASA. Kita mungkin kerap bosan mendengar kata sabar ini lagi, ikhlas lagi, tapi yakinilah hanya ini keyakinan yang kita punya. Ketika orang-orang cukup tahu bahwa kamu setabah itu, setenang itu. Padahal jauh di dalam, sungguh bergemuruh dan gelisah, tidak semua orang bisa menguatkan dirinya sendiri, tidak semua orang bisa bangkit dengan sepasang kakinya sendiri ; selalu ada yang membutuhkan tawaran bantuan, uluran tangan, bahu untuk bersandar, atau tangan untuk digenggam. Jadi, bertahanlah lagi, hingga besok hari atau nanti, mohon jangan pernah bosan ingatkan diri sendiri, lagi. Dari banyaknya kerisauan yang kita semua takutkan, kita harus semakin mengerti jika Tuhan ternyata begitu yakin terhadap pundak kita sendiri. Tidak perlu memaksakan diri, untuk menjadi people pleasure  ...

Agama dan Cinta, sebuah coretan

Apa ini? Adakah hubungannya agama dengan cinta? Kuberitahu ya, jelas ada. Banyak! Mungkin ada agama dan cinta ada hubungannya, tapi apakah cinta dengan agama ada? Lah, bukannya di negara kita orang menikah harus se-agama ya? Aturannya menyatakan seperti itu, entah alasannya apa. Sebab yang ku tau cinta tidak beragama hanya saja ia digunakan agama untuk masuk ke dalam jiwa setiap manusia. Bicara cinta, aku menggunakan quotes dari seseorang yang saya lupa intinya kurang lebih begini “Cinta hanya kata-kata” atau “Cinta hanya istilah”. Apa maksudnya? Maksudnya adalah cinta hanya “kata” atau “istilah” untuk menyatakan suatu tindakan, perilaku, atau kata itu sendiri tanpa perlu dimaknai atau diterjemahkan, karena cinta seperti hukum dan pancasila di negeri ini. Yaps! Sifatnya Abstrak!! Sehingga urusan cinta, birkan yang menafsirkan yang sedang merasakannya untuk yang belum, sudah melewati, sedang tidak mengalami atau tidak pernah sama sekali jangan coba-coba menafsirkannya. Kok ada kata “s...

Rahasia Rahsa

Kalau ada orang yang menyakitimu jangan sampai dia tau kalau kau tau dia menyakitimu. Kalau ada orang yang tau aibmu jangan sampai dia tau kalau kau tau dia tau aibmu. Kasian dia. Ada aurat dalam kalimat dan perkataan, tidak semua harus disampaikan. Simpanlah atau ceritakan pada jagat raya lewat suara-suara tanpa kata dengan tersirat tanpa semburat. Bukan lewat mulut, cukup dengan raut dan sunyinya suara hati. -amdba

Ruang Hidup

Hidup ini adalah ruang dan waktu yang tak terbatas luasnya, dan terdapat banyak pintu. Terserah kita mau lewat pintu mana yang penting kita sungguh-sungguh (istiqomah). Kesampingkan dulu urusan benar atau salah, karena itu bersifat relatif tergantung prespektif siapa. Intinya kita tidak memiliki kebenaran yang mutlak, kita hanya punya kebenaransendiri yang tidak bisa dipaksakan, namun bisa dibuat kesepakatan. Kebenaran yang terletak pada kita sendiri yaitu proses perjalanan setelah memasuki pintu itu pada kesungguhan dan keistiqomahan kita menuju Allah. Kita akan terus berproses menuju Sang Maha Segalanya.  Kesempitan orang berfikir modern terletak ketika mereka mengkotak-kotakkan, mengelompok-kelompokkan, mengkamar-kamar kebhinekaan ini agar dibuat supaya berbeda. Jadi, kita harus melihat dengan mata toleransi jangan dengan dengki yang hanya bisa melihat perbedaan.

Baik-baik

Mimpimu hidup bahagia, tapi setiap hari kau menyakiti orang lain. Yang berbuat baik saja belum tentu dibalas dengan baik bagaimana dengan yang berbuat tidak baik? Bangunlah.. -Amdba

Berhenti Berjanji

Yang membuat sesak adalah janji-janji sunyi dibalik keinginan yang tak tercapai. Akan lega bila bernafas dengan rasa syukur. Amdba Cirebon, 30 November 2018

Naungan

Jadilah tempat bernaung seperti pohon rindang yang akan menanaungi siapapun yang ingin berteduh bersama dan berbagi cerita karena teriknya hidup yang menyengat menbuat patah semangat Amdba Cirebon, 16 Maret 2018

Pornografi

Candu ini membelenggu Hasrat yang tabu Untuk mereka yang bernafsu Menunggu sepi untuk berlaku Pornografi Sudah menjamur Menyerang diri, hancur Lebur tak suci Bahkan dari debu Yang lebih suci Dari jasadku Mungkin juga jiwaku Candu ini Membunuh perlahan Merusak jaringan otak Secara pasti Sampai bodoh Selamat tinggal Karenamu aku lambat Menjadi terhambat Untuk menjadi hamba Yang taat kepada Tuhannya Terimakasih Untuk edukasi Yang kulihat Adalah maslahat Tentang hubungan Tanpa cinta Hanya nafsu Sangat hewan Aku malu Sudah Aku malu Diberi akal Jika hanya nafsu Yang membelenggu Amdba 10 Januari 2019

Ego

Hampir retak lalu terbakar Redam, rendam, padam Ego kadang tiba-tiba menyala dan sulit dikontrol. Bahaya yang kurang disadari bisa membakar diri. Ketika sudah ludes terbakar yang tersisa hanya malu. Amdba Cirebon, 16 Februari 2017