Posts

Showing posts with the label Konsep Hidup

Agama dan Cinta, sebuah coretan

Apa ini? Adakah hubungannya agama dengan cinta? Kuberitahu ya, jelas ada. Banyak! Mungkin ada agama dan cinta ada hubungannya, tapi apakah cinta dengan agama ada? Lah, bukannya di negara kita orang menikah harus se-agama ya? Aturannya menyatakan seperti itu, entah alasannya apa. Sebab yang ku tau cinta tidak beragama hanya saja ia digunakan agama untuk masuk ke dalam jiwa setiap manusia. Bicara cinta, aku menggunakan quotes dari seseorang yang saya lupa intinya kurang lebih begini “Cinta hanya kata-kata” atau “Cinta hanya istilah”. Apa maksudnya? Maksudnya adalah cinta hanya “kata” atau “istilah” untuk menyatakan suatu tindakan, perilaku, atau kata itu sendiri tanpa perlu dimaknai atau diterjemahkan, karena cinta seperti hukum dan pancasila di negeri ini. Yaps! Sifatnya Abstrak!! Sehingga urusan cinta, birkan yang menafsirkan yang sedang merasakannya untuk yang belum, sudah melewati, sedang tidak mengalami atau tidak pernah sama sekali jangan coba-coba menafsirkannya. Kok ada kata “s...

Memahlukkan Mahluk

Konsep ke-3 memahlukkan mahluk. Kayaknya ini udah tingkat tertinggi. Konsep memahlukkan mahluk adalah ketika kita sudah mencapai titik dimana orang itu mengasihi dan menyayangi alam semesta. Ingat, alam semesta bukan hanya bumi dan seisinya tapi seluruh galaks dan seluruh mahluk yang ada.  Orang yang sudah mencapai titik ini biasanya sudah telanjang dalam artian sudah melepas segala atribut dan pakaian jasadnya contohnya gelar, jabatan, materi dan lainnya. Orang yg sudah mencapai titik ini biasanya sudah mundur dari dunia. Walaupun ini hanya akan menjadi sekedar informasi setidaknya berguna untuk menambah wawasan kita dalam hidup. Terimakasih sudah membaca. -amdba

Memanusiakan Manusia

Konsep kedua adalah memanusiakan manusia. Ini dilakukan ketika kita sudah bisa menjalankan konsep yang pertama yaitu bersyukur. Konsep ini adalah konsep yang luas. Berisi tentang bagaimana cara kita memahami lingkungan sekitar khususnya sesama manusia. Caranya dengan berbuat baik dan mengesampingkan prasangka. Kadang, prasangka meluluh lantakkan semuanya. Prasangka muncul ketika first impression terjadi. Prasangka adalah hal yang disangkakan kepada seseorang entah baik atau buruk yang datanya diambil dari mata atau panca indera lainnya ketika beru bertemu dengan orang tersebut. Kadang, orang yang kita kira tidak baik setelah mengenal lama ternyata ada hal yang melatar belakangi sehingga membuat orang itu terkesan tidak baik, padahal di dalam dirinya ada kebaikan. Kok jadi ke prasangka ya? Yaudah gapapa nanti aku bikin post khusus untuk prasangka. Jadi intinya memanusiakan menusia adalah berbuat baik untuk semua orang, memperlakukan orang itu selayaknya manusia tanpa melihat atribut dal...

Bersyukur

Bersyukur Hal pertama untuk tetap hidup adalah bersyukur. Bersyukur adalah kondisi dimana kita menerima segala sesuatu yang terjadi dengan lapang dada, dengan sedikit keluh kesah. Kenapa aku sebut sedikit? Karena menurutku ngeluh itu manusiawi, kalo gak ngeluh kayaknya dia udah jadi wali. Bersyukur aku jadikan konsep hidup yang pertama, karena penting. Menerima apapun yang terjadi di dalam hidup dan selalu berbaik sangka kepada Sang Pemberi Hidup. Karena apapun yang terjadi di dalam hidup kita semuanya sudah ditentukan. Mungkin ketika terjadi hal2 yg membuat kita jatuh dan berada di titik terendah (menurut dirinya sendiri) itu adalah pelajaran yang sangat berharga untuk belajar bertahan dan kembali berdiri. Jangan jadikan itu sebagai mental bloking atau apapun yang membuat kita untuk berhenti berusaha dalam hidup. Karena hakekat hidup adalah terus berusaha, Tuhan tidak pernah menuntut kita untuk final/goal/sukses. Karena letaknya sukses adalah pada daya dan pemaknaan kita sendiri deng...