Blog yang berisi pikiran liar dan coretan-coretan dari pemuda yang ngawur. Terkontaminasi oleh filsafat, tasawuf, esoteris, dan pengalaman jatuh cinta sekaligus sakit hati. Selamat membaca, nikmatilah semoga bangun dan terbuka.
Pemahaman Musik Agama
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Musik itu apa? Suara yang biasa didengar dari kombinasi nada dan unsur lainnya.
Musik itu tidak beragama, tapi digunakan Agama untuk memahami Tuhan dan sebagai perantara pendekatan denganNya.
Tahun ketiga sejak ayah pergi sunyi tak lagi menjerit, ia belajar duduk manis di sela dada, menjadi denyut yang tak terlihat namun setia. Dulu, kehilangan terasa seperti laut yang menelan arah. Kini, ia seperti sungai yang mengajarkanku mengalir, meski batu-batu tetap melukai kaki. Ayah, namamu kusebut dalam diam yang panjang dan khusyuk. Bukan untuk memanggilmu pulang, melainkan agar aku ingat: aku pernah dididik tanpa syarat, tanpa jeda. Para Mursyid berbisik padaku: yang kau sebut wafat hanyalah yang berganti rupa. Cinta tidak mengenal kubur, ia hanya berpindah alamat dari pelukan ke dalam doa. Pada tahun ketiga, air mata tidak lagi jatuh sembarang. Ia turun dengan adab, seperti sujud yang tahu arah. Aku mengerti kini: Tuhan tidak mengambil untuk menyiksa, Ia mengosongkan agar diri ini bisa diisi dengan ilmu, pengetahuan dan keikhlasan yang lebih luas. Aku mulai menemukan ayah di hal-hal kecil: pada kesabaran yang tiba-tiba hadir, pada langkah yang tetap maju meski gemetar,...
Triwikromo adalah ilmu jawa kuno tentang menguasai 3 dimensi waktu. Yaitu : Masa lalu Masa kini Masa depan Yang antara satu dengan yang lainnya mempunyai korelasi yang erat. Masa kini yang baik adalah yang berasal dari masa lalu yang baik, dimana kita bisa melalui ujian hidup yang telah membentuk pribadi kita menjadi lebih baik saat ini. Lalu, masa depan yang baik adalah yang berasal dari masa sekarang yang baik. Kuncinya adalah di masa kini (sekarang), buatlah masa kini sebaik mungkin agar bisa menjadi masa lalu yang baik dan menghasilkan masa depan yang baik juga. Setiap akibat ada sebab, setiap sebab akan berakibat. Hukum alam terus berjalan tak peduli kau percaya atau tidak. Amdba Cirebon, 15 Agustus 2018
Tetap tabah meski basah akan membuatmu menggigil. Jika hujan adalah berkah kenapa kau berteduh? Kekasih, apakah kau benar-benar mencintaiku? atau degup dadamu penuh dengan keraguan? atau ada sosok yang berhasil menggantikanku? Bersyukurla
Comments
Post a Comment